Home > Uncategorized > Membuat Surat Dinas dengan Mudah

Membuat Surat Dinas dengan Mudah

Surat memiliki banyak sekali fungsi dalam masyarakat. Apalagi jika hal itu berhubungan dengan suatu instansi pemerintahan. Surat bisa dijadikan sebagai penyampai informasi dari satu pihak ke pihak lainnya. Karena fungsinya tersebut, maka membuat surat harus dilakukan dengan jelas dan seksama agar tidak terjadi salah paham dalam menafsirkan makna yang terkandung di dalamnya. Mencari contoh surat dinas sangat mudah. Ada banyak sekali contoh surat yang bisa kita pelajari di buku maupun internet. Dalam membuat surat dinas, Anda harus menggunakan jenis bahasa yang baku, termasuk dalam bentuk ejaan, bentuk kalimat dan sebagainya. Pemilihan kata harus disusun secara logis dan sopan.

Penggunaan Bahasa
Penggunaan bahasa baku sangat penting karena surat dinas bersifat resmi. Selain itu, pemilihan bahasa bisa menunjukan wibawa seseorang beserta dengan lambang status sosial yang dimiliki. Contoh surat dinas yang ada biasanya tersusun dengan bahasa yang efektif. Bahasa yang dipakai tidak berbelit-belit dan menimbulkan makna ganda bagi yang membacanya. Hal ini penting agar isi surat bisa dipahami oleh semua orang dan tepat sasaran. Bahasa efektif adalah bahasa yang jelas, menarik dan sederhana.

Surat dinas berbeda dengan surat pribadi maupun jenis surat lainnya. Terdapat bagian resmi yang harus ikut dicantumkan, seperti kepala surat, nomor, lampiran dan lainnya. Bagian-bagian ini juga memiliki fungsi sendiri. Kepala surat atau kop surat menunjukan identitas diri dari lembaga yang membuat surat tersebut. Contoh surat dinas pada bagian ini biasanya tersusun atas nama lembaga beserta logo maupun lambang yang diletakkan secara berdampingan. Kemudian di bawahnya terdapat alamat dari lembaga tersebut, beserta keterangan tambahan lain seperti alamat email, nomor telepon dan layanan lainnya.

Kesalahan Umum pada Surat Dinas
Ada beberapa kesalahan yang seringkali ditemukan pada berbagai contoh surat dinas yang ada. Misalnya penggunaan singkatan. Saat ini, masih banyak ditemukan penggunaan singkatan yang tidak perlu seperti Jl untuk jalan maupun Tlp untuk telepon. Lebih baik tulis tiap kata dengan utuh. Selain itu, ada juga penggunaan keterangan yang sebenarnya tidak perlu. Pada bagian alamat surat, hindari menggunakan No untuk menunjukan nomor pada alamat. Orang telah sepenuhnya paham bahwa angka yang tertera pada alamat adalah nomor bangunan sehingga tidak perlu ditulis kembali. Lalu hindari juga pemakaian titik dua ( : ) setelah kata telepon. Contohnya telepon: 591234. Sesungguhnya tanda titik dua tidak perlu dicantumkan kembali.

Nomor surat adalah hal yang penting pada contoh surat dinas. Nomor ini berfungsi untuk mempermudah lembaga kedinasan dalam menyimpan surat tersebut sebagai arsip. Terkadang sebuah lembaga perlu mencari kembali surat yang pernah dibuat. Dengan adanya nomor, maka proses pencarian surat menjadi lebih mudah dan cepat. Ini juga digunakan untuk menunjukan berapa banyak surat yang pernah dikeluarkan oleh sebuah lembaga.

Categories: Uncategorized Tags: